La Vie En Rose

Lifestyle. Motherhood. Beauty.

Wednesday, September 30, 2020

Tips Jitu Agar Terhindar dari Jeratan Pinjaman Online

 Assalamualaikum all, 


Dalam dunia digital, segalanya seolah bisa diselesaikan dengan mudah. Seperti halnya soal finansial. Kini, banyak perusahaan pembiayaan yang menawarkan solusi keuangan berupa pinjaman online.

Bagi sebagian orang, menggunakan pinjaman tunai digital bisa menjadi solusi. Namun demikian, ternyata banyak juga mereka yang justru terbenam dalam kesulitan lebih besar, akibat solusi tunai berbasis online ini.

 


Apa Itu Pinjaman Online?

Bagi kamu yang belum tahu, pinjaman online adalah menggunakan uang dari pihak lain untuk beragam kebutuhan. Sebetulnya sama saja dengan pinjaman-pinjaman lainnya. Hanya saja, dana tunai online menggunakan basis internet pada semua prosesnya.

Mulai dari pendaftaran, pengisian formulir, proses survei oleh agen, hingga proses pencairan dana. Semuanya bisa Anda lakukan dengan amat mudah.

 

Alasan dibalik Banyaknya Fintech

Mengapa kini bermunculan sangat banyak  fintech yang menjanjikan dana segar?

 Berikut ini alasannya!

  •  Perkembangan Teknologi

Perusahaan fintech pinjaman online memanfaatkan teknologi untuk menyasar lebih banyak kalangan yang sebelumnya sulit mengajukan pinjaman ke bank konvensional. Apalagi semua prosesnya bisa dilakukan lewat smartphone.

  • Gaya Hidup

Teknologi juga menjadi pendorong utama berubahnya gaya hidup. Sayangnya, perubahan tersebut kebanyakan cenderung ke arah konsumtif.

  •  Meledaknya Kelas Menengah

Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan kelas menengah yang cukup tinggi. Hal itu dinilai menjadi sebuah peluang bagi perusahaan fintech.

 

Plus Minus Pinjaman Online

Seperti yang dikatakan di atas, pinjaman tunai dari perusahaan fintech bisa menjadi solusi maupun sumber petaka keuangan. Mari kita ulas beberapa keuntungan dan kekurangan meminjam uang secara digital.


Kita bahas keunggulannya terlebih dahulu. Karena berbasis online, sudah tentu pinjaman online sangat fleksibel, terutama untuk proses pengajuannya. Bahkan, hanya dalam hitungan jam kamu sudah bisa mendapatkan dana segar.


Keunggulan berikutnya adalah tersedia banyak pilihan nominal pinjaman. Hal ini menjadi salah satu daya tarik banyak orang sehingga memilih pinjaman online. Bahkan, kamu bisa meminjam uang dengan jumlah ratusan ribu di bank online.


Kamu pun bisa menentukan sendiri berapa nominal pinjaman beserta tenornya. Dengan kalkulator kredit, kamu bisa melihat berapa jumlah uang yang bisa kamu pinjam, serta mengukur kesanggupan kamu membayar cicilannya.


Sisi negatifnya, pinjaman online menawarkan bunga yang cukup besar dibandingkan dengan bank biasa. Jika di bank konvensional bunga pinjaman masih berkisar 1 sampai 5%, namun pinjaman digital bisa mencapai 40%.


Kemudian, pinjaman online yang berbasis digital juga tidak menawarkan tenor yang panjang. Terutama jika nominalnya kecil. Untuk pinjaman di bawah 5 juta, biasanya hanya tersedia tenor 3 hingga 6 bulan saja. Di bawah 1 juta, bahkan hanya diberi waktu 10 hingga 1 bulan untuk melunasinya.


Jika kamu telat bayar, denda yang diberlakukan kebanyakan pinjaman online adalah denda harian. Dan itu nominalnya cukup tinggi, hingga 100 ribu per hari.


 

Tips Pintar Meminjam Online

Agar tidak terjerat dalam hutang yang tak berkesudahan, kamu pun harus pintar dalam mengambil keputusan. Umumnya, orang yang terjerat pinjaman online karena mereka melakukan ‘gali lubang tutup lubang’. Dan semua lubang tersebut adalah pinjaman digital. Bagaimana cara menghindarinya?

  •  Cermat

Kamu harus cermat dalam memilih produk pinjaman online. Mulai dari plafond, bunga, hingga denda. Luangkan sedikit waktu untuk membaya panduan, syarat, serta kententuan yang diberlakukan oleh fintech penyedia pinjaman tunai berbasis online.

  • Sabar

Sejatinya, kesabaran adalah kunci dari semua permasalahan. Dalam hal pinjaman online, kesabaran memungkinkan kamu untuk terhindar dari jerat hutang. Kamu harus sabar dalam menentukan prioritas. Jangan tergiur kemudahan aplikasi dan nominal yang cukup untuk seminggu.

  • Produktif

Pinjaman online biasanya menawarkan tenor yang singkat. Untuk itu, uang pinjaman dari fintech digital lebih baik dipakai untuk kebutuhan yang produktif. Misalnya, untuk modal operasional, modal alat kerja, dan semacamnya.

  •   Satu Fintech

Sangat disarankan agar Anda hanya memiliki satu pinjaman online dalam satu waktu. Kamu harus berkomitmen agar Anda tidak terlena meminjam online sana dan sini.

  •  Bank Konvensional

Meminjam uang di bank konvensional lebih minim risikonya. Banyak bank kini sudah memiliki plafond 5 jutaan, yang mestinya setara dengan pinjaman online, namun dengan bunga yang relatif lebih rendah.

 

Terlanjur Terjerat Pinjaman Online? Ini Solusinya

Apapun jenisnya, hutang harus dibayar lunas. Apalagi, pinjaman online sangat terkenal dengan metode penagihan yang tak biasa, dengan mengakses kontak digital kamu. Lakukan cara berikut demi terbebas dari ejrat hutang:

  • Fokus

Kamu mesti berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan pinjaman online. Jika memang kamu terlanjur memiliki banyak pinjaman di banyak fintech, maka selesaikan satu per satu. Buatlah skala prioritas mana yang harus dibayar terlebih dahulu.

  •  Pinjaman Lunak

U  Untuk mengatasi bengkaknya tagihan pinjaman online, kamu bisa mencari pinjaman lunak. Bisa dari bank, koperasi, atau orang dalam lingkaran kehidupan Anda yang dirasa memiliki kecukupan.

  •        Jual Barang 

Inilah cara pamungkas mengentaskan diri dari jerat pinjaman online. Jual barang berharga guna menutup semua hutang online kamu. Mungkin memang berakibat kamu jadi tidak punya apa-apa lagi. Tetapi, sebagai orang yang terjerat, kamu pasti tahu mana yang lebih berat. Tak punya harta atau diburu penagih hutang?


Sebagai penutup, pinjaman online layaknya sebuah koin dengan dua wajah. Jika digunakan dengan cermat, maka kamu akan selamat. Sebaliknya, gegabah dalam meminjam uang secara online akan berujung nestapa.


Untungnya, kini cekaja.com sudah hadir dalam genggaman. Cekaja.com merupakan sebuah wadah yang bisa menjawab semua masalah finansial kamu, termasuk pinjaman online. Kunjungi situs cekaja.com di https://www.cekaja.com/pinjaman-online/ untuk mengetahui pinjaman online terbaik untuk Anda.



Kalau tips kamu agar terhindar dari jeratan pinjaman online apa? Share donk!



Terima kasih sudah membaca, 



Salam, 


Inka 


Tuesday, September 1, 2020

Agar Ginjal Sehat, Yuk Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini




 Assalamualaikum All,

Dibanding keluarga saya,  awalnya saya termasuk orang yang sedikit minum air putih. Saya lebih suka minum minuman berwarna seperti teh atau minuman kekinian seperti thai tea atau milk boba. Memang enak sih minuman kekinian, tapi karena kadar gulanya tinggi dan bisa bikin cepat gemuk. Timbangan saya pun akhirnya naik dan lingkar perut bertambah. Hehe. Tapi sekarang saya menyadari begitu pentingnya minum air putih untuk kesehatan. Terutama kesehatan ginjal.

Papa mertua saya dulu pernah sakit  batu ginjal dan akhirnya harus dirawat di rumah sakit dan akhirnya dioperasi. Orang tua seiring bertambahnya umur memang lebih rentan kena penyakit. Nah kita sebagai generasi muda justru harus mencegah segala penyakit.

 Berikut 5 kebiasaan buruk yang harus kita hindari agar ginjal kita tetap sehat:

1.    1.   Kurang minum air.

Kita tidak perlu minum delapan gelas air penuh untuk menjaga ginjal bekerja dengan baik. Minimal minum empat hingga enam gelas air sehari, ginjal akan tetap sehat. Tetapi, minum hanya satu atau dua cangkir sehari bisa membahayakan ginjal karena terganggunya kadar natrium. Tubuh yang dehidrasi juga sulit menjaga kestabilan tekanan darah.


2. Terlalu banyak konsumsi Junk Food.

Sebagian besar makanan cepat saji tinggi kandungan natrium, yang buruk bagi jantung dan ginjal. Ketika kita berlebihan mengonsumsi garam, tubuh mengeluarkan antrium dan kalsium saat buang air kecil.  Jadi, sebelum mengonsumsi makanan olahan, cermati label komposisi yang tertera pada kemasan.

2.      3Merokok.

Riset tahun 2012 menemukan berhenti merokok selama 16 tahun atau lebih mengurangi risiko karsinoma sel ginjal (bentuk paling umum kanker ginjal pada orang dewasa) sebesar 40 persen. Merokok juga dapat merusak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

 

3.       4Terlalu sering mengonsumsi penghilang rasa sakit.

Jangan terlalu sering mengonsumi obat pereda nyeri. Obat anti inflamasi seperti ibuprofen dan aspirin dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan menyebabkan jaringan parut di organ tersebut. Waspadai juga obat-obatan herbal yang tidak diketahui kandungannya. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya, apalagi dalam jangka panjang.



5. Memiliki Berat Badan Berlebih

Kelebihan berat badan dan pola makan tidak sehat membuat kita berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2, yang pada gilirannya juga dapat meningkatkan risko terkena penyakit ginjal. Dalam jangka panjang, masalah insulin yang dialami penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di ginjal. Bagi penderita diabetes harus memeriksakan fungsi ginjalnya dan air seni secara teratur.

Untuk ilmu tentang kesehatan dan infomasi tentang penyakit lainnnya bisa kita pelajari di platform terpercaya. Salah satu favorit saya adalah platform HaloDoc.com

Halodoc adalah platform berupa website dan aplikasi yang memberikan kesehatan lengkap dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan kita. Yang saya suka fitur-fiturnya lengkap banget seperti mulai dari artikel          kesehatan, chat dokter, info rumah sakit, pembelian obat, dan juga ada halodoc private care Covid-19. 

Platform seperti ini bermanfaat banget disaat situasi pandemi seperti ini tentunya kalau tidak dalam situasi urgent kita tidak perlu datang ke rumah sakit. Selain itu sumbernya juga merupakan tenaga ahli terpercaya di bidang kesehatan. Ada yang sudah unduh aplikasi Halodoc juga? 

Yuk kita jaga terus kesehatan kita sedari dini agar hidup kita terbebas dari segala macam penyakit.

Semoga bermanfaat ya!

Salam, 


Inka 

 

 

Salam,

Salam,