La Vie En Rose

Lifestyle. Motherhood. Beauty.

Monday, April 13, 2020

Hidup Simple Tanpa Kepura-puraan



Hi All, 

Selama pandemi ini, media sosial merupakan salah satu “pelarian” dari kejenuhan kita saat karantina di rumah.  Setuju nggak ? Selain itu medsos bagi saya adalah sarana mengekspresikan diri dan wadah kreatifitas.  Namun saya bukan orang yang suka ikut ikutan karena lagi hits saja tapi ga ada faedahnya. Bagi saya tetap menjadi diri sendiri itu penting namun tetap dalam positive way yah. Bukan berarti sifat apa adanya kita yang negative diumbar juga di medsos. Hehe. Jika kita jalani hidup apa adanya tanpa terlalu banyak pencitraan pastilah lebih enjoy. Begitu Pula dengan dunia pertemanan di medsos. Kita harus luwes dalam pertemanan ibaratnya bertemanlah tanpa syarat dan ketentuan. Karena dengan luasnya pertemanan kita bisa mendapatkan rezeki lebih dan pelajaran hidup lainnya. 






 Jujur saya tipe orang yang visual, seneng banget ngeliat yang serba indah dan enak dipandang mata. Makanya saya suka sama konten foto yang terkonsep dengan baik atau feeds yang kece. Saya pun akhirnya bergabung dengan komunitas pecinta fotografi untuk melatih skill foto saya. Namun ternyata ada juga oknum oknum saat  foto challenge malah memposting foto kece hasil karya orang lain yang diakui sebagai foto jepretannya. Giliran ketahuan baru deh ngeles kayak bajaj. Hehe. Sebegitukah ingin dianggap dan dipuji “Fotonya bagus bangeet!” padahal mah fake. Huhu.. sedih..

Ada juga  suatu kisah nyata seorang ibu sosialita yang suka mengupload foto foto hasil masakan menggiurkan dan mengklaim bahwa makanannya adalah ciptaan dia sendiri. Hingga di akun medsosnya penuh dengan pujian seperti “wah.. hebat banget sih jago banget masak nya… “. Namun suatu hari temannya main ke rumahnya dan ternyata ketahuan kalau yang masak selama ini bukan si ibu itu namun si Mbak nya. Hahaha. Yah begitulah yang namanya pencitraan palsu, tujuannya karena ingin dipuji, ingin dianggap hebat padahal tidak sesuai dengan kemampuannya. 

Memang bagi seorang blogger atau influencer ada istilah “Kita harus memiliki personal branding agar lebih menarik dan diingat orang.” Nah banyak yang salah kaprah kalau personal branding itu berarti kita harus pencitraan atau hidup dalam kepura-puraan. Padahal personal branding yang benar adalah yang dibangun berdasarkan “kompetensi” bukan berdasarkan pencitraan. Kalau  passion dan skill kita di bidang beauty, ya bangunlah dan buatlah konten tentang beauty. Kalau suka masak masak ya buatlah konten tentang masak memasak. Begitu pula dengan hobby hobby lainnya. Kita sebagai generasi muda harus bisa memaksimalkan teknologi untuk berkreasi dan mengekspresikan diri. Dengan konten yang jujur dan baik pastinya. 

Salah satu hal yang disebut kejujuran dalam bermedia sosial adalah tak usah lah beli beli followers palsu. Hehehe. Entah karena ingin dianggap lebih populer atau mengejar job tertentu dengan syarat minimum followers, ada saja yang mengambil jalan pintas dengan membeli followers. Ya.. memang sih itu hak masing masing. Tapi sadarkah kalau kita tidak jujur seperti itu bisa saja merugikan pihak lain yang berharap lebih pada kita. Daripada berpura pura seperti itu, lebih baik simple dan apa adanya saja yang penting konten kita menarik, baik dan bermanfaat. 

Nah saya seneng banget sekarang ini IM3 Ooredoo sebagai brand telekomunikasi pada campaign terbarunya mengajak generasi muda untuk hidup apa adanya diingatkan untuk berani menjalani hidup apa adanya, fokus berkarya dan ekspresikan diri tanpa kepura-puraan. Cek deh videonya..  Youtube Im3Ooredoo.

 Saya pun sudah menggunakan provider ini selama belasan tahun. IM3 Ooredoo kini menghadirkan lini produk telekomunikasi yang simple, bebas syarat ketentuan seperti Freedom Internet . Dengan Paket Freedom Internet dari IM3 Ooredoo, teman teman  bisa internetan kapan dan dimana saja tanpa khawatir kuotanya gak bisa dipake atau kepotong. Seratus persen kuota utama dapat kita gunakan 24 jam di semua jaringan, tanpa pembagian waktu. Di sisi lain, fitur pulsa save-nya membuat internetan tetap aman. Semua jadi simple banget. No tipu tipu atau pura pura yah. Sama seperti pertemanan dan aktifitas kita di media sosial. Hehe. 



Percayalah dengan kejujuran dan tanpa perlu kepura-puraan kita masih bisa lebih bahagia dan kedatangan rezeki. Daripada hidup lelah terlalu banyak pencitraan dan mengharapkan pujian dari orang lain justru nggak akan membuat diri kita lebih maju. Setuju?

So.. gimana teman teman makin semangat untuk hidup simple dan apa adanya? Let’s be yourself and be confident !

Terima kasih sudah membaca, 

Inka 



10 comments on "Hidup Simple Tanpa Kepura-puraan "
  1. Terima kasih, Mba. Sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  2. Masya Allah....terima kasih mba Inka

    ReplyDelete
  3. bener banget mba inka. setuju... hidup simpel tanpa pura2 bikin kita lebih bahagia. kan capek kalo terus menutup2i kenyataan :D

    ReplyDelete
  4. Semakin banyak drama ya mba akhir2 ini di medsos...mending nonton drakor deh hehehe

    ReplyDelete

Salam,

Salam,